Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Pencapaian Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Kabupaten Garut

  • Ema Rismayanti Faculty of Social and Political Sciences of Garut University
  • Tistis Nurzayyina Ulfa Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kab. Garut
  • Mila Karmila Faculty of Social and Political Sciences of Garut University
Keywords: Keselamatan kerja, Analisis Faktor eksploratori, Integrasi

Abstract

Belum efektifnya pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan merupakan salah satu faktor penghambat dalam pencapaian kesuksesan dunia industri di Kabupaten Garut. Hal ini terlihat dari banyaknya kasus kecelakaan kerja yang terjadi di perusahaan yang disebabkan oleh faktor lingkungan kerja yang tidak memenuhi syarat keselamatan dan kesehatan kerja, proses kerja yang tidak aman dan sistem kerja yang kompleks. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas pencapaian program keselamatan dan kesehatan kerja di kabupaten Garut. .Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan pendekatan Kuantitatif dengan Teknik Analisis Faktor Eksploratori, pengolahan data dibantu dengan SPSS versi 23 dengan jumlah responden 90. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor – faktor yang mempengaruhi efektivitas pencapaian program keselamatan dan kesehatan kerja sebanyak 4 faktor yaitu: Adaptasi, Integritas, Motivasi dan Pengawasan.

References

Anwar Hidayat. (2014). Penjelasan Analisis Faktor – PCA dan CFA.
Ferri Makatuuk, & , Patunru Pongky, J. E. A. L. (2019). Efektivitas Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pt. Rizky Mulia Sejahtera Di Balikpapan. 48–52.
Field, A. (2000). Discovering Statistics Using SPSS for Windows. Sage Publication.
Ghozali, I. (2005). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program Spss. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Kania, I., Akbar, G. G., & Budiman, M. (2019). Causative Factors of Indonesia’s Rural Areas’ Low Funding. 343(2), 388–390. https://doi.org/https://doi.org/10.2991/icas-19.2019.80
Nabawi, R. (2019). Pengaruh Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Pegawai. Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 2(2), 170–183. https://doi.org/10.30596/maneggio.v2i2.3667
Rachmawati, I., Kania, I., & Juhana, U. (2018). Factors Forming Public Appraisal on Service Quality of Sukabumi Municipal Water Supply Company (PDAM). International Journal of Law and Public Administration, 1(2).
Rahman, Y., Hakim, A., & Sinambela, E. A. (2018). Kerja, Peranan Hubungan Karir, Pengembangan. Global, 03(01), 37–45.
Singgih Santoso. (2010). Statistik Multivariat. PT. Elex Media Komputindo.
Sousa, V., Almeida, N. M., & Dias, L. A. (2014). Risk-based management of occupational safety and health in the construction industry - Part 1: Background knowledge. Safety Science, 66, 75–86. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2014.02.008
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitaf & Kualitatif. alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Yusuf, M. (2019). Data BPJS Ketenagakerjaan, Setiap Hari Terjadi 40.273 Kasus Kecelakaan Kerja Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Data BPJS Ketenagakerjaan, Setiap Hari Terjadi 40.273 Kasus Kecelakaan Kerja, https://wartakota.tribunnews.com/2019/08/28/d. Wartakotalive.Com.
Published
2021-08-02
Abstract viewed = 45 times
PDF downloaded = 60 times