Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru di Kabupaten Garut

  • Ieke Sartika Iriany Universitas Garut
  • Iis Zilfah Adnan Universitas Garut
  • Yowan Rachmawati Universitas Garut
Keywords: Implementasi Kebijakan, Sistem Zonasi, PPDB

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah adanya kebijakan penerimaan peserta didik baru sistem zonasi yang menimbulkan sisi negatif dan sisi positifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan implementasi kebijakan sistem zonasi dana apa saja dampak positif dan negative pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kabupaten Garut khususnya di sekolah SMPN 1 Garut sebagai sekolah yang favorit dan SMPN 1 Tarogong Kidul sebagai sekolah non unggulan. Pendekatan yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif data didapatkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menyebutkan bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan sekolah belum maksimal, dampak positif dengan adanya kebijakan sistem zonasi adalah lebih hemat dalam pengeluaran ongkos dan jam belajar siswa lebih efektif karena jarak yang lebih dekat. Sedangkan dampak negatifnya adalah membatasi hak siswa dalam memilih sekolah, penyebaran sekolah yang belum merata di seluruh daerah sehingga stigma sekolah favorit susah untuk dihilangkan, adanya kasus siswa yang sering kabur seusai jam istirahat, hal ini dikarenakan jarak sekolah yang dekat dengan sehingga mempermudah siswa untuk melakukan hal tersebut, dan belum adanya kesadaran dari orangtua mengenai pentingnya memahami dan menerima kebijakan tentang sistem zonasi yang bertujuan untuk menghilangkan diskriminasi pendidikan dan untuk menyamaratakan pendidikan diseluruh daerah di Kabupaten Garut.

References

Abidin, M. Z., & Asrori. (2018). Peranan Sekolah Kawasan Berbasis Sistem Zonasi dalam Pembentukan Karakter di SMP Negeri 15 Kedung Cowek Surabaya. Jurnal Pendidikan Islam, 7(1).
Bintoro, & Fenty, R. (2018). Persepsi Masyarakat Terhadap Implementasi Kebijakan Zonasi Sekolah dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat SMA Tahun Ajaran 2017/2018 di Kota Samarinda. Jurnal Riset Pembangunan, 1(1).
Hasbullah. (2015). Kebijakan Pendidikan (Dalam Perspektif Teori, Aplikasi, dan Kondisi Objektif Pendidikan di Indonesia). Rajawali Pers.
Kuriawan, W. A., Alamanda, D. T., Ramdhani, A., & Akbar, G. G. (2019). Modul Praktika Komputer II. Universitas Garut.
Metter, V., & Horn, V. (1975). The Policy Implementation Process : A Conceptual Framework. Departement of Political Science Ohio State University Administration and Society, 6(4).
Pangaribuan, E. N., & Hariyati, N. (2019). Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru Jenjang SMP di Kabupaten Gresik. Inspirasi Manajemen Pendidikan, 7(1).
Pasciana, R., Pundenswari, P., & Sadrina, G. (2019). Relokasi Pedagang Kaki Lima (Pkl) Untuk Memperindah Kota Garut. Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik, 5(3), 288–303. https://doi.org/10.26618/kjap.v5i3.2649
Ramdhani, A., & Ramdhani, M. A. (2017). Konsep Umum Pelaksanaan Kebijakan Publik. Jurnal Publik. https://doi.org/10.1109/ICMENS.2005.96
Ramdhani, M. A., & Ramdhani, A. (2016). Penelitian Pemasaran (1st ed.). Pusat Penelitian dan Penerbitan UIN SGD Bandung.
Ramdhani, A., Kuriawan, W. A., Alamanda, D. T., & Akbar, G. G. (2018). Modul Praktika Komputer I. Universitas Garut.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wulandari, & Desi. (2018). Pengaruh Penerimaan Peserta Didik Baru Melalui Sistem Zonasi Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Kultur Demokrasi, 5(9).
Published
2021-03-27
Abstract viewed = 115 times
PDF downloaded = 203 times