PEMENUHAN LAYANAN PENDIDIKAN KEPERCAYAAN BAGI MASYARAKAT ADAT SUNDA WIWITAN MADRAIS DI KABUPATEN GARUT

Penulis

  • Zulkifli Adnan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Garut
  • Arif Nur Alim Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Garut
  • Silva Nul Hakim Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Garut

DOI:

https://doi.org/10.36624/jpkp.v14i1.131

Kata Kunci:

Pendidikan, Kepercayaan, Agama, Pelajar, Sunda Wiwitan Madrais

Abstrak

Agama dan kepercayaan lokal di Indonesia bukan sekadar elemen budaya, melainkan pilar yang menguatkan jalinan sosial di tengah masyarakat. Meskipun dinamika sosial telah mengubah wajahnya, keberadaannya tetap kental dalam kehidupan sehari-hari. Namun, ragam keyakinan ini bukan tanpa tantangan. Meski dijamin oleh konstitusi, harmoni antar umat beragama masih rawan terganggu oleh berbagai faktor. Perbedaan dalam keyakinan dan penafsiran agama, ditambah kurangnya toleransi, menjadi bahan bakar konflik yang tak jarang memicu ketegangan. Di Kabupaten Garut, studi kasus menyoroti kesulitan dalam memberikan pendidikan kepercayaan kepada penganut kepercayaan Sunda Wiwitan Madrais. Meski upaya telah dilakukan dengan kebijakan seperti Permendikbud No. 27 Tahun 2016, implementasinya masih menemui kendala. Untuk memastikan hak-hak mereka terpenuhi, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas adat, dengan fokus pada penyempurnaan kurikulum, kerja sama lintas lembaga, dan dialog yang berkelanjutan. Melalui upaya bersama, diharapkan lingkungan pendidikan yang inklusif dan menghormati keberagaman keyakinan dapat terwujud di Indonesia.

Referensi

Adzikiya, B. S. S. U. (2019). Pememuhan Pendidikan Keagamaan bagi Penghayat Kepercayaan (Studi Kasus di Komunitas Sedulur Sikep Kudus). Hilos Tensados, 1, 1–476.

Budijanto, O. W. (2016). Penghormatan Hak Asasi Manusia Bagi Penghayat Kepercayaan di Kota Bandung. Jurnal Hak Asasi Manusia.

Disdukcapil Garut. (2021). Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama/Kepercayaan - Pemerintah Kabupaten Garut. Disdukcapil. https://www.garutkab.go.id/page/jumlah-penduduk-berdasarkan-agama-kepercayaan

Indrawardana, I. (2019). Merawat Tradisi dan Budaya Sunda Wiwitan di Kampung Pasir, Garut. In sipeg.unj.ac.id. http://sipeg.unj.ac.id/repository/upload/buku/ilovepdf_merged(3).pdf

Mutaqin, A. (2013). Spiritualitas Agama Lokal (Studi Ajaran Sunda Wiwitan Aliran Madrais Di Cigugur Kuningan Jawabarat). Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama. http://103.88.229.8/index.php/alAdyan/article/view/528

Rosyid, M., & Kushidayati, L. (2020). Pelayanan Pendidikan Penghayat Sapta Darma Di Sekolah Formal: Studi Kasus Di Kudus. In Jurnal Hukum Progresif. scholar.archive.org. https://scholar.archive.org/work/jq5pqlm5avgzxjtmgs2ryclzti/access/wayback/https://ejournal.undip.ac.id/index.php/hukum_progresif/article/download/29861/pdf

Saringendyanti, E., Herlina, N., & Zakaria, M. M. (2018). Tri Tangtu on Sunda Wiwitan Doctrine in the XIV-XVII Century. Tawarikh. https://www.journals.mindamas.com/index.php/tawarikh/article/view/1056

Wikipedia. (2022). Madraiesme. WikiPedia. https://id.wikipedia.org/wiki/Madraisme

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alpabeta.

Tuwu, D. (2018). Konflik, Kekerasan, dan Perdamaian. Literacy Institute.

Ma’arif, S. (2017). Pasang Surut Rekognisi Agama Leluhur dalam Politik Agama di Indonesia. CRCS UGM.

Ma’ruf, J. (2012). Pendekatan antropologi dalam kajian Islam." Artikel Pilihan dalam Direktorat Perguruan Tinggi Agama Islam Departemen Agama RI. Www. Ditpertais. Net.

Affandi, H. (2017). Kontekstualitas Makna" Bersamaan Kedudukan" di Dalam Hukum dan Pemerintahan Menurut Undang-Undang Dasar 1945. Padjadjaran Journal of Law, 4(1), 19–40.

Indriati, M. F. (2007). Prospek Hukum dan Peta Legislasi Untuk Perjuangan Kebebasan Berkeyakinan Di Indonesia. NEwsletter Interfidei, 5(12).

Usman, S., Qodir, Z., & Hasse, J. (2014). Radikalisme Agama di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wibisono, M. Y. (2020). Sosiologi Agama. UIN Sunan Gunung Djati, Bandung.

Wibisono, M Yusuf. (2015). Agama, kekerasan dan pluralisme dalam Islam. Kalam, 9(2), 187–214.

Wibisono, M Yusuf. (2020). Definisi Agama Di Indonesia: Sebuah Dilema Agama Pribumi. Modul Sosialisasi Toleransi Beragama, 65.

Wibisono, M Yusuf. (2021). Agama dan Resolusi Konflik. Lekkas dan FKP2B Press.

Wibisono, M Yusuf, Ghozali, A. M., & Nurhasanah, S. (2020). Keberadaan agama lokal di Indonesia dalam perspektif moderasi. Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Yusuf, M. W., Muchtar, A. G., & Nurhasanah, S. (2020). Keberadaan Agama Lokal di Indonesia Dalam Perspektif Moderasi.

Galtung, J. (2009). Theories of conflict. Definitions, Dimensions, Negations, Formations. Oslo: Transcend.

Unduhan

Diterbitkan

31-05-2023

Cara Mengutip

PEMENUHAN LAYANAN PENDIDIKAN KEPERCAYAAN BAGI MASYARAKAT ADAT SUNDA WIWITAN MADRAIS DI KABUPATEN GARUT. (2023). Jurnal Pembangunan Dan Kebijakan Publik (JPKP), 14(1), 1-9. https://doi.org/10.36624/jpkp.v14i1.131

Artikel Serupa

1-10 dari 13

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.