ANALISIS REGRESI LINEAR BERGANDA UNTUK MENGETAHUI FAKTOR YANG MEMPENGARUI KEJADIAN STUNTING DI KOTA LANGSA
DOI:
https://doi.org/10.36624/jpkp.v16i1.199Kata Kunci:
IMD, stuntung, regresi linear bergandaAbstrak
Stunting adalah istilah yang merujuk pada keterbelakangan pertumbuhan anak dalam hal panjang atau tinggi badan menurut usia, dari masa kandungan hingga dua tahun pertama setelah kelahiran, yang tidak mencapai potensi genetik yang seharusnya. Di Kota Langsa, upaya untuk menurunkan angka kejadian stunting telah memberikan hasil, dengan penurunan mencapai 22,1% pada tahun 2022. Namun, pemerintah kota masih berkomitmen untuk menekan angka stunting lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya stunting di Kota Langsa dengan menggunakan metode analisis Regresi Linear Berganda. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pemerintah kota dalam merancang kebijakan yang lebih efektif untuk menurunkan angka kejadian stunting. Metode Regresi Linear Berganda digunakan untuk mengkaji hubungan linier antara beberapa variabel yang saling terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variabel independen memiliki pengaruh terhadap kejadian stunting di tingkat Gampong/Desa di Kota Langsa. Di antara variabel tersebut, tiga variabel yang paling berpengaruh adalah Inisiasi Menyusui Dini (IMD), pemberian ASI Ekslusif, dan kegiatan penimbangan balita.
Referensi
Castro-Bedrinana, J., Chirinos-Peinado, D., and De La Cruz-Calder ˜ on, G. (2021). ´Predictive model of stunting in the Central Andean region of Peru based on socioeconomic and agri-food determinants. Public Health in Practice, 2(6):100112. https://doi.org/10.1016/j.puhip.2021.100112.
Gabain, I. L., Ramsteijn, A. S., and Webster, J. P. (2022). Parasites and childhood stunting – a mechanistic interplay with nutrition, anaemia, gut health, microbiota, and epigenetics. Trends in Parasitology, xx(xx):1–14. https://doi.org/10.1016/j.pt.2022.12.004.
Lee, S. W. (2022). Regression analysis for continuous independent variables in medical research: statistical standard and guideline of Life Cycle Committee. Life Cycle, 2:1–8. https://doi.org/10.54724/lc.2022.e3.
Mediani, H. S., Hendrawati, S., Pahria, T., Mediawati, A. S., and Suryani, M. (2022). Factors Affecting the Knowledge and Motivation of Health Cadres in Stunting Prevention Among Children in Indonesia. Journal of Multidisciplinary Healthcare, 15:1069–1082. https://doi.org/10.2147/JMDH.S356736.
Nurhayati, E. (2023). Status Gizi Balita Di Desa Sukajadi Kecamatan Panggarangan Lebak-Banten. JURNAL NERS, 7:74–79. https://doi.org/10.31004/jn.v7i1.10978.
Pratama, M. I. and Lismayani, A. (2023). Simulasi Pemodelan Matematika SEIR Terhadap Pengaruh Sanitasi Pada Kasus Stunting di Indonesia. Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika, 6:224–231. https://doi.org/10.30605/proximal.v6i1.2230.
Santosa, A., Arif, E. N., and Ghoni, D. A. (2022). Effect of maternal and child factors on stunting: partial least squares structural equation modeling. Clin Exp Pediatr, 65(2):90–97. https://doi.org/10.3345/cep.2021.00094.
Suryana, S., Roudza, R., & Alfridsyah, A. (2018). Konsumsi pangan dan skor pola pangan harapan (PPH) dengan prevalensi stunting di Provinsi Aceh (Data Susenas dan PSG tahun 2016). Action: Aceh Nutrition Journal, 3(2), 149-157. https://doi.org/10.30867/action.v3i2.116.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 AGUS KURNIAWAN, Fairus Fairus

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










