The Nexus between Illegal Online Loans, Illegal Online Gambling, and the Rise of Sugar Daddy Phenomenon in Indonesia
The Nexus between Illegal Online Loans, Illegal Online Gambling, and the Rise of Sugar Daddy Phenomenon in Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.36624/jisora.v7i1.151Kata Kunci:
Illegal Online Loans, Illegal Online Gambling, Sugar Daddy Phenomenon, Indonesia, Financial DesperationAbstrak
Studi ini menyelidiki hubungan antara meningkatnya kasus pinjaman online yang ilegal, perjudian online ilegal, dan prevalensi hubungan Sugar Daddy di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana keputusasaan keuangan, diperburuk oleh pandemi COVID-19, mendorong individu ke arah kegiatan ini dan dampak sosial-ekonomi yang dihasilkan. Menggunakan sintesis literatur dan analisis konten dari sumber data sekunder, termasuk artikel ilmiah, laporan pemerintah, dan narasi media, penelitian ini mengidentifikasi pemicu umum dan tantangan peraturan. Temuan ini mengungkapkan bahwa kesulitan ekonomi, kurangnya keterampilan keuangan, dan pengaruh budaya adalah faktor kunci yang berkontribusi pada proliferasi fenomena ini. Studi ini berakhir dengan rekomendasi untuk kerangka peraturan yang komprehensif, kampanye kesadaran masyarakat, dan sistem dukungan sosial yang diperkuat untuk mengurangi dampak negatif pada masyarakat Indonesia.
Unduhan
Referensi
Bakker, M., Scott, T. L., & Basham, J. D. (2020). The psychological impact of payday loans. Journal of Financial Counseling and Planning, 31(1), 95-110.
Carter, L. (2017). Payday loan debt cycles: A critical analysis. Financial Services Review, 26(2), 169-184.
Choo, K. (2021). Financial Struggles and the Rise of Illegal Loans in Southeast Asia. Journal of Financial Studies, 45(2), 112-125.
Gainsbury, S. M. (2015). Online gambling addiction: The relationship between internet gambling and disordered gambling. Current Addiction Reports, 2(2), 185-193.
Hing, N., Cherney, L., Blaszczynski, A., Gainsbury, S. M., & Lubman, D. I. (2016). Do advertising and promotions for online gambling increase gambling consumption? An exploratory study. International Gambling Studies, 14(3), 394-409.
Kim, S., et al. (2021). Gambling Behaviors and Financial Distress: A Cross-National Analysis. International Journal of Gambling Studies, 36(1), 34-50.
Lim, A. (2022). The Sugar Daddy Phenomenon: Socio-Economic Perspectives in Modern Relationships. Journal of Social and Economic Research, 50(3), 278-290.
Mann, R. J. (2013). Do payday lenders target subprime borrowers? Evidence from the PayDay Loan Store database. The Quarterly Journal of Economics, 128(2), 517-571.
Motyl, M., et al. (2019). The sugar daddy phenomenon: An exploratory study. Journal of Social and Personal Relationships, 36(2), 249-270.
OJK (2022). The Impact of Illegal Online Loans in Indonesia. Financial Services Authority Report, Jakarta.
Park, H., & Jung, Y. (2020). Online Gambling and Its Socio-Economic Impacts: A Case Study of East Asia. Asian Journal of Social Sciences, 29(4), 487-503.
Prasetyo, W. (2021). Regulatory challenges in combating illegal online gambling in Indonesia. Asian Journal of Law and Society, 8(1), 45-62.
Sanders, T. (2017). The sex industry and business of desire: Governing bodies. Palgrave Macmillan.
Smith, C., & Morrison, S. (2020). Exploring motivations and experiences in sugar dating relationships. Sexuality Research and Social Policy, 17(2), 232-245.
Wahyuni, D. (2023). Socio-Economic Drivers of the Sugar Daddy Phenomenon in Urban Indonesia. Urban Studies Review, 38(2), 167-182.
Wardle, H., et al. (2011). Examining the impact of gambling advertising on gambling participation rates. BMC Public Health, 11(1), 802.
Yulianto, A. (2022). Online Loans and Financial Desperation in Indonesia. Journal of Southeast Asian Studies, 33(2), 123-145.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Raden Aswin Rahadi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









