ANALISIS FAKTOR KONFIRMATORI UNTUK TINGKAT KEBERHASILAN PEMBEBASAN LAHAN DI SITU BAGENDIT KABUPATEN GARUT
DOI:
https://doi.org/10.36624/jpkp.v13i1.108Kata Kunci:
Peningkatan Infrastruktur Pariwisata, Pembebasan Lahan, Confirmatory Factor AnalysisAbstrak
Penelitian ini berfokus pada tingkat keberhasilan pembebasan lahan di Situ Bagendit Kabupaten Garut. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana tingkat keberhasilan pembebasan lahan di Situ Bagendit Kabupaten Garut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian confirmatory factor analysis menggunakan software IBM SPSS 25 dan ada empat tahap yang dilakukan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner langsung kepada para pemilik lahan yang terdampak akibat pembangunan Situ Bagendit Kabupaten Garut. Metode analisis data dilakukan per subjek dengan melihat kondisi di setiap tahapan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada tiga faktor yang terbentuk dalam melihat tingkat keberhasilan pembebasan lahan Situ Bagendit Kabupaten Garut yaitu faktor 1 kebijakan pemerintah sebagai fasilitator dalam pembangunan, faktor 2 pemerintah daerah sebagai stimulator dalam pembangunan, faktor 3 partisipasi masyarakat.
Referensi
Aditya Putra, F. (2022). Tata Kelola Ekosistem Berbagi Informasi Keamanan Siber pada Information Sharing and Analysis Center (ISAC) Sektor Pemerintah Daerah di Indonesia. Info Kripto, 16(1), 23–32. https://doi.org/10.56706/ik.v16i1.39
Aliansyah, H., & Hermawan, W. (2021). PERAN SEKTOR PARIWISATA PADA PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN/KOTA DI JAWA BARAT. Bina Ekonomi, 23(1), 39–55. https://doi.org/10.26593/be.v23i1.4654.39-55
Alim, A. N., Hannan, M., & Saleh, A. (2021). PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DI DESA TAAN KEC. TAPALANG KAB. MUMUJU. Journal Peqguruang: Conference Series, 2(2), 900. https://doi.org/10.35329/jp.v3i2.2139
Firmanto, Z. (2010). Pemerintah Dalam Mekanisme pembebasan tanah Untuk Proyek Pembangunan Jalan Tol Di Surabaya ( Studi Kasus Jalan Tol Waru-Bandara Juanda ).
Hasyim, M. A. (2019). PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKITAR SEBAGAI SUMBER BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL. Elementeris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam, 1(1), 12. https://doi.org/10.33474/elementeris.v1i1.2737
Heningtyas, M. A., Sjamsuddin, S., & Hadi, M. (2010). Peran Pemerintah Dan Masyarakat Dalam Upaya Pengembangan Pendidikan Nonformal. Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 2, No(2).
Monika, R., Setiawan, A., & Nurviyandari, D. (2020). PARTISIPASI SOSIAL DAN KEPUASAN HIDUP LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA WILAYAH YOGYAKARTA. JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU, 11(1), 94–103. https://doi.org/10.55426/jksi.v11i1.19
Rohaedi, E., H. Insan, I., & Zumaro, N. (2019). Mekanisme Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum. Palar | Pakuan Law Review, 5(2), 198–220. https://doi.org/10.33751/.v5i2.1192
Warman, N. S., Syamsir, S., Maldini, M., Over Nurhasanah, Nadya Rahmah Oktariandani, & Iqnur Hafizh Syafikruzi. (2022). Implementasi Inovasi Kebijakan Dalam Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kota Pekanbaru. PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, BAHASA, SASTRA, SENI, DAN BUDAYA, 1(2), 132–148. https://doi.org/10.55606/mateandrau.v1i2.161
Zakie, M. (2011). Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum (Perbandingan antara Malaysia dan Indonesia). Jurnal Hukum Edisi Khusus, 18.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Wildan Wahyu Nurpalah, Dini Turipanam Alamanda

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










