FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEYAKINAN MASYARAKAT KABUPATEN GARUT TERHADAP PROGRAM VAKSIN COVID-19
DOI:
https://doi.org/10.36624/jpkp.v13i1.109Kata Kunci:
Vaksin, Covid-19, Confirmatory Factor Analysis (CFA)Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi keyakinan masyarakat Kabupaten Garut terhadap program vaksin Covid-19. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif karena data yang didapatkan berupa angka dan berdasarkan tujuannya, penelitian ini bersifat konfirmatif. Sedangkan teknik pengumpulan data pada penelitian ini melalui studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi observasi, wawancara, dan kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden di wilayah Kabupaten Garut dengan titik pusat lokasi di Pendopo Kabupaten Garut yang merupakan sentra vaksinasi Covid-19. Penelitian ini menggunakan alat analisis SPSS dengan uji validitas Confirmatory Factor Analysis (CFA) yang tujuannya untuk menguji seberapa baik variabel atau indikator yang diukur dapat mewakili construct atau faktor yang terbentuk sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari kedua belas indikator yang diukur menggunakan uji Confirmatory Factor Analysis (CFA) dapat membentuk empat faktor yang sama dengan teori yang ada dan menghasilkan sembilan indikator yang dapat mewakili keempat faktor tersebut. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keyakinan masyarakat Kabupaten Garut terhadap program vaksin Covid-19 yaitu keamanan vaksin, efektivitas vaksin, efek samping vaksin dan berita hoaks.
Referensi
Arumi, E. R., Sukmasetya, P., & Setiawan, A. (2021). Model Evaluasi Usability Menggunakan Confirmatory Factor Analysis pada KRS Online. Jurnal Teknologi Informasi Dan Ilmu Komputer, 8(1), 95. https://doi.org/10.25126/jtiik.0813323
Falcone, R., Ansani, A., Colì, E., Marini, M., Sapienza, A., Castelfranchi, C., & Paglieri, F. (2022). Trusting COVID-19 vaccines as individual and social goal. Scientific Reports, 12(1), 9470. https://doi.org/10.1038/s41598-022-13675-3
Giri. (2021). Jawa Barat Sudah Suntikkan Vaksin Covid-19 Sebanyak 35,18 Juta
Hendy, A. (2021). Capaian Vaksinasi di garut masih rendah. Kabar Priangan.Pikiran Rakyat.Com.https://kabarpriangan.pikiran-rakyat.com/kabar-priangan/pr-1482782511/capaian-vaksinasi-di-garut-masih-rendah-pemerintah-pusat-janjikan-tambahan-2-juta-dosis-vaksin
Hu, B., Huang, S., & Yin, L. (2021). The cytokine storm and COVID‐19. Journal of Medical Virology, 93(1), 250–256. https://doi.org/10.1002/jmv.26232
Kementrian, kesehatan. (2021). Program Vaksinasi covid-19 mulai dilakukan. Kemenkes.Go.Id. p2p.kemenkes.go.id
Malawi. (2020). COVID-19 Update. United Nation Malawi.
Nahriyah, L. (2015). Analisis Faktor Konfirmatori (CFA) Untuk Mengukur Resiko Kesehatan Lingkungan Di Kepulauan Sulawesi Selatan. Tugas Akhir Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 81.
Pratiwi, W. A., Prasetyo, I., & Shabrina, M. N. (2021). Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Kinerja Guru Taman Kanak-Kanak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1741–1753. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.970
Sigalingging, Y. E., & Santoso, A. P. A. (2021). Analisis Yuridis Pengaturan Sanksi Bagi Penolak Vaksinasi Covid-19. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 5(3). https://doi.org/10.36312/jisip.v5i3.2192
Williams. (2017). Unsur-Unsur Sistem Sosial. 4(1), 1–16.
Wu, Y.-C., Chen, C.-S., & Chan, Y.-J. (2020). The outbreak of COVID-19: An overview. Journal of the Chinese Medical Association, 83(3), 217–220. https://doi.org/10.1097/JCMA.0000000000000270
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Ayu Maspupah, Dini Turipanam Alamanda

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










