Strategi Komunikasi Kader Posyandu Dalam Penanganan Stunting Di Desa Tengklik Kabupaten Gunungkidul

Penulis

  • Tukma Harahap Universitas Ahmad Dahlan
  • Arif Ardy Wibowo Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.36624/jisora.v8i2.306

Kata Kunci:

Kader Posyandu, Strategi Komunikasi, Stunting

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode komunikasi yang digunakan oleh Kader Posyandu di Desa Tengklik untuk mengatasi tantangan geografis dan sosial, dan juga mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam proses komunikasi mereka untuk menangani stunting, dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus dan teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling kemudian data dianalisis menggunakan model miles dan huberman dan ditemukan hasil bahwa strategi yang digunakan oleh kader posyandu desa tengklik yaitu penyampaian informasi langsung atau tatap muka dan startegi lainnya yaitu melakukan kunjungan rumah bagi balita yang memiliki potensi terkena stunting, adapun faktor penghambat dalam proses komunikasi yaitu akses jalan yang terjal, keterbatasan sumber daya, keterlambatan dana dari desa, dan keterbatasan orangtua balita yang memiliki handphone, Kader Posyandu adalah petugas kesehatan dalam mengurangi dan menangani stunting di tingkat desa. Di Desa Tengklik, fungsinya telah terbukti dengan penurunan angka stunting, yang merupakan salah satu ukuran keberhasilan kinerja kader. Hal ini menunjukkan bahwa para kader telah bekerja keras dan berkomitmen untuk menawarkan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama kepada ibu dan balita. Meskipun demikian, pelatihan posyandu adalah salah satu hal penting yang masih perlu ditingkatkan. Pelatihan yang berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan wawasan, keterampilan komunikasi, dan kemampuan kader dalam menyampaikan informasi kesehatan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Alif, I. S., Karnay, S., & Amir, A. S. (2023). STRATEGI KOMUNIKASI KESEHATAN PENANGANAN STUNTING (Studi Pada Kelurahan Watang Bacukiki Kota Parepare). Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 66–89. https://doi.org/10.14710/interaksi.12.1.66-89

Allyreza, R., & Jumiati, I. E. (2023). Strategi Komunikasi Kader Posyandu Sebagai Upaya Perubahan Perilaku Keluarga (Ibu) dalam Penurunan Stunting di Desa Ramaya Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang. Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 1–14. https://doi.org/10.30656/ps2pm.v5i1.6079

Andayani, D. D., & Choiriyah, I. U. (2024). PERAN KADER POSYANDU DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA. 8(1), 1–14.

Arwinda Effendy, D. (2024). KOMUNIKASI INTERPERSONAL KADER POSYANDU DAN ORANG TUA (Studi Kasus Komunikasi Interpersonal Kader Posyandu Dan Orang Tua Di Desa Tumpatan Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang). July, 1–23.

Badawi, M. A., & Rahadi, R. D. (2021). Analisis Komunikasi Interpersonal Antar Mahasiswa President University. Jurnal Communicology, 9(1), 123–137. http://journal.unj.ac.id/

Bora, A. M. (2025). METODE PENELITIAN KUALITATIF. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah. https://www.researchgate.net/publication/390932253_METODE_PENELITIAN_KUALITATIF

Cangara, H. (2018). Edisi Revisi Perencanaan dan Strategi Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers. 37–62.

Faizah, R. N., Ismail, I., & Kurniasari, N. D. (2023). Peran Kader Posyandu dalam Penurunan Angka Stunting. Jurnal Ilmu Sosial Indonesia, 6(1), 87–96. https://doi.org/10.47467/as.v6i1.5738

Fatimah, N., Putri, W. K., Kusumawardhani, P. A., Supriyanto, S., Kusworo, Y. A., & Hastuti, W. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Administrasi Kesehatan Kader Posyandu Studi Kasus di Desa Tanjang. Jurnal Keilmuan Dan Keislaman, 17–34. https://doi.org/10.23917/jkk.v2i1.47

Handonowati, R., Wilantara, M., Novianty, ), & Abstrak, E. (2023). Efektivitas Komunikasi Kader Perwanas Kabupaten Tangerang Dalam Pencegahan Stunting. Komunikata57, 4(2), 50–58. https://doi.org/10.55122/kom57.v4i2.895

Kemenko, P. (2025). Prevalensi Stunting tahun 2024 Turun Jadi 19,8 Persen, Pemerintah Terus Dorong Penguatan Gizi Nasional. https://www.kemenkopmk.go.id/prevalensi-stunting-tahun-2024-turun-jadi-198-persen-pemerintah-terus-dorong-penguatan-gizi?utm_source=chatgpt.com

Kuswanti, I., & Azzahra, S. K. (2022). HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMENUHAN GIZI SEIMBANG DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1), 15–22.

Lenaini, I. (2021). Teknik Pengambilan Sampel Purposive Dan Snowball Sampling. HISTORIS: Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33–39. http://journal.ummat.ac.id/index.php/historis

Marlenywati, T. S. (2025). Refreshing Pelatihan Kader Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Limbung. 6(1), 342–347.

Niam, M. F., Rumahlewang, E., Umiyati, H., Dewi, N. P. S., Atiningsih, S., Haryati, T., Magfiroh, I. S., Anggraini, R. I., Mamengko, R. P., Fathin, S., Mola, M. S. R., Syaifudin, A. A., & Wajdi, F. (2024). METODE PENELITIAN KUALITATIF . In E. Damayanti (Ed.), CV WIDINA MEDIA UTAMA. CV WIDINA MEDIA UTAMA.

Novianti, R. et al. (2018). Peran Posyandu untuk Menangani Stunting di Desa Medini Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Journal Of Public Policy And Management Review, 10(3), 1–10. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jppmr/article/view/31425/25611

Nugraheni, N., & Malik, A. (2023). Peran Kader Posyandu dalam Mencegah Kasus Stunting di Kelurahan Ngijo. Lifelong Education Journal, 3(1), 83–92. https://doi.org/10.59935/lej.v3i1.198

Puspitawati, E. (2016). HUBUNGAN JARAK RUMAH DAN PERAN KADER POSYANDU DENGAN PARTISIPASI KUNJUNGAN BALITA DI DESA PATALAN JETIS BANTUL. 4(June), 2016.

Rusliani, N., Hidayani, W. R., & Sulistyoningsih, H. (2022). Literature Review: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita. Buletin Ilmu Kebidanan Dan Keperawatan, 1(01), 32–40. https://doi.org/10.56741/bikk.v1i01.39

Saputri, R. A., & Tumangger, J. (2019). Hulu-Hilir Penanggulangan Stunting Di Indonesia. Jurnal of Political Issues, 1(97671).

Thareeq Akbar Perkasa, & Rafinita Aditia. (2023). Strategi Komunikasi Kepemimpinan : Suatu Tinjauan Teoritis. Journal of Student Research, 1(2), 367–377. https://doi.org/10.55606/jsr.v1i2.1042

Umaroh, A. K., Dewi, A. Z., & Zahira, A. P. (2022). Optimalisasi Peran Kader Kesehatan Dengan Metode Dinamika Kelompok Pada Program Penanganan Stunting Di Desa Kujon, Klaten. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(5), 4030–4041. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i5.10538

Ummah, M. S. (2019). 100 Kabupaten/Kota Prioritas Untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting). Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Wirapuspita, R. (2013). Insentif Dan Kinerja Kader Posyandu. KEMAS : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 58–65. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/kemas.v9i1.2831

Diterbitkan

27-09-2025

Cara Mengutip

Strategi Komunikasi Kader Posyandu Dalam Penanganan Stunting Di Desa Tengklik Kabupaten Gunungkidul. (2025). Jurnal Ilmu Sosial Politik Dan Humaniora (JISORA), 8(2), 105-117. https://doi.org/10.36624/jisora.v8i2.306

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.